
- Mengembangkan karakter dan mental anak
- Melalui metode pembelajaran yang melibatkan secara aktif seluruh panca indera dan pergerakan anggota tubuh lainnya.
- Memberikan kurikulum nasional dipadukan dengan
prinsip-prinsip Montessori dan pengenalan agama
Islam.
- Mengembangkan kualitas pengajar.
- Memberi kesempatan bagi para guru untuk
mengembangkan diri secara pikiran & perasaan
sesuai potensi yang dimiliki. - Menjadi partner bagi orang tua dalam membentuk pribadi anak yang mandiri, percaya diri, dan menghargai perbedaan.
- Memberi kesempatan bagi para guru untuk
- Mengembangkan pengetahuan orang tua.
- Memberikan wadah bagi para orang tua dalam
pengembangan pengetahuan pendidikan anak.
- Memberikan wadah bagi para orang tua dalam

Circle Time
Anak-anak memulai hari dengan doa, murojaah, berbagi cerita, dan diskusi ringan. Suasana hangat ini membangun rasa kebersamaan sejak pagi.
Outdoor Play & Motorik Kasar
Waktu untuk bergerak, berlari, dan bermain di alam terbuka. Aktivitas ini membantu anak menyalurkan energi, melatih koordinasi tubuh, sekaligus menjaga kesehatan fisik.
Storytelling & Singing
Melalui dongeng, kisah islami, nyanyian, dan permainan bahasa, anak-anak dilatih berimajinasi sekaligus memperkaya kosakata dan rasa cinta pada ilmu.
Montessori Time
Selama 3 jam penuh, anak fokus menggunakan alat-alat Montessori. Inilah waktu emas mereka untuk belajar mandiri, mengeksplorasi, dan menemukan konsep secara alami tanpa gangguan.
Shalat & Murojaah
Di sela kegiatan, anak diajak melaksanakan shalat dhuha dan dhuhur berjamaah serta murojaah doa-doa pendek. Dari sini tumbuh kedekatan dengan Allah lewat ibadah harian yang sederhana namun bermakna.
Evaluasi Harian
Di akhir kegiatan, anak diajak refleksi tentang apa yang sudah mereka pelajari. Hal ini menumbuhkan keterampilan metakognisi (belajar menyadari proses belajar) sejak dini.
