Cerita Kami

Bintang Waktu adalah lembaga pendidikan non-formal di bawah Yayasan Noerchadiah Alzahir, berbasis Montessori yang dipadukan dengan nilai Islam dan budaya, berpusat di Jakarta dan hadir di Bandung.

Bintang Waktu lahir dari keresahan seorang ibu yang kesulitan menemukan tempat terbaik untuk anak di tengah peran sebagai pekerja dan orang tua.

Dari pencarian tersebut, dimulailah proses belajar dan pendalaman Montessori hingga berdirilah Bintang Waktu Daycare di Jakarta pada 2011. Kepercayaan yang tumbuh menghadirkan berbagai in-house daycare di perusahaan.

Pada 2019, Bintang Waktu Montessori hadir di Bandung. Dari satu keresahan, menjadi harapan bagi banyak keluarga.

Perjalanan Kami

Timeline Perjalanan | Bintang Waktu
2011
Bintang Waktu Daycare Jakarta
2012
Klien Daycare Lebaran Pertama
2015
Klien Daycare Permanen Pertama
2019
Sekolah Bintang Waktu Montessori Bandung
2024
PT Bintang Waktu Indonesia
2025
Bintang Waktu Learning Center

Tim Kami

Arlina Veralda, ST., Dipl Montessori

Founder

Realita Muslimah, S.Pd

Ketua Yayasan Noerchadiah Alzahir

Chairul Sani, S.Pt., M.Pd

Direktur PT Bintang Waktu Indonesia

VISI

Mendampingi keluarga Indonesia dalam membentuk pribadi anak sesuai dengan fitrahnya agar menjadi yang terbaik bagi dirinya sendiri (be the best of themselves), mandiri, percaya diri, kreatif, cinta ilmu pengetahuan, dan menghargai perbedaan, sehingga ikut mengambil peran dalam mewujudkan generasi dunia yang handal.

MISI

1. Mengembangkan karakter dan mental anak

  • Melalui pembelajaran yang melibatkan seluruh panca indera dan pergerakan anggota tubuh lainnya.
  • Memberikan kurikulum nasional dipadukan dengan prinsip-prinsip Montessori dan pengenalan agama Islam.

2. Mengembangkan kualitas pengajar.

  • Memberi kesempatan bagi para guru untuk mengembangkan diri secara pikiran & perasaan sesuai potensi yang dimiliki.
  • Menjadi partner bagi orang tua dalam membentuk pribadi anak yang mandiri, percaya diri, dan menghargai perbedaan.
  • Memberikan wadah bagi para orang tua dalam pengembangan pengetahuan pendidikan anak.

3. Mengembangkan pengetahuan orang tua.

Kurikulum

Tauhid

Kegiatan spiritual anak yang mencakup kajian Quran dan Hadist, adab Muslim, serta Sirah Nabi dan Sahabat. encakup pemahaman rukun Iman, pembiasaan rukun Islam, hafalan surat, pengenalan bahasa Arab, Ramadhan Camp, Tafakkur Alam dan perayaan hari raya Islam.

Manusia

Anak mengeksplorasi potensi diri dengan mengolah tubuh dan mengolah rasa, matematika dan logika, bahasa dan sastra yang dikemas dalam bentuk aktivitas seni, budaya, dan kehidupan nyata. Mulai dari kelas Bahasa Sunda (khusus Bandung), cooking class, nature walk, hingga market day dan proyek presentasi.

Lingkungan

Anak belajar sains, bersosialisasi dan peduli lingkungan, melalui kegiatan berkebun, Jumat Berbagi, kunjungan komunitas, pengelolaan sampah, field trip dan sesi inspiratif bersama guest speaker baik lokal maupun internasional.